Kamis, 31 Oktober 2013

#MyDraft2

Bahkan Tuhan pun menyediakan ruang untuk kita ketika kita meragu
Ruang untuk bisa meyakinkan kembali
Atas pilihan kita

#MyDraft

Ketika pergantian hari terasa semakin berat
bukan karena tak mampu
Namun ternyata hati ini tak rela 
Melepaskan apa yang selama ini diinginkan
Telah ada di depan mata
Bahkan selangkah lagi
Entah hanya aku yang merasakannya
Atau perasaan kita sama
Di antara kita saling menjauh
Mencoba mendekat pada kutub masing-masing
Namun dalam hati 
Serasa kutubmu semakin erat menarikku
Semakin aku berusaha menjauhimu,
Semakin ingin pula raga ini memelukmu
Mengisyaratkan bahwa raga ini tak sanggup menjauh
Jiwa ini terasa kosong ketika aku menjauh darimu

Senin, 28 Oktober 2013

Keajaiban Apa Lagi?

"Love is the joy of the good, the wonder of the wise, the amazement of The God. -Plato-"

Pada akhirnya aku tau bahwa mencintaimu adalah kata lain dari sebuah pengharapan. Harapan atas kebahagiaan yang nantinya akan kita rasakan bersama. Aku pun tau bahwa Tangan Tuhan tidak akan pernah salah dalam menuliskan takdir. Begitu juga ketika Tangan-Nya mengulurkan kasih sayang atas dua hamba-Nya. 

Tak akan pernah menyalahkan atas takdir-Nya (lagi) karena sekarang aku sadar bahwa terkadang Ia hanya menunda memberikan apa yang aku inginkan hingga saat itu tiba. Saat dimana Tuhan sudah harus mempertemukan hati hamba-Nya lagi. Mungkin selama ini Ia hanya menguji, seberapa kuat kami bertahan. Itu menurutku dan aku tak akan pernah tau apa sebenarnya yang Ia mau atas jalan seperti ini. 
Keajaiban dari Tuhan tidak berbatas pada konteks bahagia saja, bahkan menurutku proses menuju kebahagiaan yang ternyata panjang, melelahkan dan bahkan harus tersakiti lebih dulu ya itu keajaiban. Hmm... Ujian sih lebih tepatnya. Apapun yang Tuhan berikan, bagi saya itu adalah nikmat dari-Nya, syukuri saja semuanya. Karena terkadang Tuhan menguji kita dalam sebuah kebahagiaan, bukan dalam kesusahan.
Aku hanya ingin mengucap Alhamdulillah atas pencapaian hingga detik ini. Ketika aku menengok ke belakang, aku serasa mendapat teriakan "You deserve it!" Ya karena buah dari kesabaran itu bagiku sudah terlihat jelas. Tinggal menebarkan benih yang lebih baik lagi, walaupun harus lebih bersabar, pasti akan ada buah yang lebih berkualitas dari yang lalu. 

Minggu, 27 Oktober 2013

Kepastian

Apalagi yang harus aku berikan?
Segalanya sudah
Aku mempercayakan semuanya kepadamu
Bahkan ketika benteng pertahananku mulai roboh pun,
Aku tetap memberikan segalanya untukmu
Lalu kapan kepastian itu datang?
Seolah semua kepercayaan yang telah aku berikan
Justru membuatmu semakin menunda
Yaaa
Dan dengan seperti ini aku bisa apa?
Aku hanya bisa semakin lama untuk mengucap doa
Memohon, memohon dan memohon untuk mendapat kepastian
Karena aku percaya
Ketika aku mendapat kepastian, semua ketakutan itu perlahan sirna
Menjauh bahkan menghilang terhapus oleh hal yang pasti

Kamis, 24 Oktober 2013

Titip Rindu Pada Doa

Sisa hujan semalam
Membuat rindu semakin dalam
Tetesan air dari kelopak mawar merah perlahan jatuh membasahi tanah
Akankah rindu itu terbalas dengan hadirmu esok?
Atau hanya akan menyisakan rindu lagi yang tertumpuk karena waktu?
Akan selalu ada rindu disetiap waktu yang akan kita lalui
Ketika raga tak dapat saling bertemu
Titipan doa yang selalu ku panjatkan kepada-Nya,
Ku yakini sebagai iringan untuk harimu
Semoga setiap langkahmu adalah kebaikan
Setiap ucapmu adalah doa baik untuk kita
Dia-lah pelindung setiap langkahmu, sayang :)
Kita serahkan rindu ini dalam doa yang kita panjatkan pada-Nya
Karena Dia-lah Sang Pemilik Hati kita :)

Rabu, 23 Oktober 2013

Naluri

Tak jadi masalah bagiku
Ketika aku menghentikan nalurimu untuk berburu
Mengejarku walau hanya sesaat
Bagiku itu sudah cukup
Kini saatnya kamu berjalan bersamaku
Beriringan, bergandengan
Meski harus berpeluh, aku tau kita akan menggapai cita
Wujudkan mimpi berdua
Dan aku memilihmu,
Sebagai pria yang mampu mewujudkan mimpiku satu per satu
Tapi tetaplah jadi pria yang punya naluri untuk berburu, sayang
Karena masa depan masih harus kamu jemput
Bersamaku, wanita hasil buruanmu selama ini :)

Sabtu, 19 Oktober 2013

Makna Sederhana

Dulu aku mencintaimu dalam diam
Sekarang aku mencintaimu dengan sederhana
Seperti ketika aku menerawang tatapan mata indahmu
Tampak tak bermakna
Tapi aku bisa memaknai apa yang sedang kamu lihat
Semoga itu masa depan kita

Jumat, 18 Oktober 2013

Amin #1

Aku ingin menatap wajahmu yang menyiratkan rasa lelah atas jerih payahmu sebagai kepala keluarga kita nanti. Aku tau, dibalik ratusan kelelahan itu, ada jutaan kebahagiaan padamu atas hidup yang kita jalani berdua.

Selamat Ulang Tahun, Mas

23 tahun yang lalu,
Kamu terlahir ke dunia dengan tangismu.
Kebahagiaan terpancar dari wajah bapak dan ibumu.
Dan sekarang,
Bukan hanya bapak dan ibumu yang bahagia atas adanya kamu.
Ya, aku bahagia atas hadirmu dalam hidupku.
Kenyamanan yang selalu kamu ciptakan untukku membuatku bersyukur menjadi milikmu.
Kita saling memiliki, utuh.
Aku tak lagi menyisihkan bagi yang lain.
Hingga saat nanti aku tau takdir tak dapat menyatukan kita.
Maaf apabila aku tak mampu bersaing dengan bapak ibumu.
Karena aku tau bapak ibumu punya anak laki-laki yang sangat hebat.
Kasih sayang beliau dan semangat beliau membesarkanmu hingga detik ini, aku acungkan jempol.
Aku pun suatu saat ingin mengatakan pada beliau,
"Bapak, ibu, anak laki-lakimu sangaaat hebat.
Aku ingin selalu mendampinginya."
Sayang...
Kita masih punya mimpi.
Mimpi yang bagiku banyak dan kita akan mewujudkannya satu per satu.
Dan hati kecilku berucap,
"Aku akan mendampingimu, hingga nafas terakhirku.
Aku wanita yang akan menjadi sandaranmu."
Tetap jadi lelaki terhebat ya, sayang.
Bagi bapak ibumu,
Bagi adik-adikmu,
Bagiku,
Dan (insha Allah) bagi anak-anak kita.
Aku tunggu kamu di hari sakral kita.
Hari dimana kamu menerima limpahan tanggung jawab dari Ayahku atas putri kecilnya.
Di ulang tahunmu,
Aku hanya bisa mengucap doa.
Doa panjang dengan segala baiknya.
Doa yang aku yakini, malaikat akan mencatat dan semesta mengamininya.
Selamat ulang tahun sayang.
Panjang umur,
Sukses dalam kerjamu, dalam dunia dan akhiratmu.
Semoga kamu selalu dalam limpahan rahmat dan rejeki dari-Nya.
Semoga Allah SWT selalu membimbingmu di jalan yang lurus,
Selalu melindungi langkahmu.
Selalu mempermudah apa yang kamu cita dan cintakan.
Amin amin Ya Rabbal Alamin.

Kamis, 17 Oktober 2013

Doa Dalam Tatapanku

Kamu yang nantinya akan menjadi imamku kelak,
Ku percayakan segala kehidupanku padamu.
Jika nanti kita disatukan dalam rumah (sederhana),
Aku ingin kamu yang memegang peran penting.
Dari menata rumah, memastikan semua perabot berfungsi dengan baik sampai menjagaku ketika aku gelisah dan tak bisa memejamkan mata.
Aku ingin menjadi alasan mengapa setiap jam 5 sore kamu selalu bergegas keluar kantor.
Sekedar menjemputku bekerja mungkin.
Aku ingin menjadi orang pertama yang kamu lihat ketika kamu membuka mata di pagi hari.
Aku ingin kamu orang pertama yang selalu merasakan masakanku, walaupun rasanya terkadang hambar.
Aku juga ingin anak-anak kita kelak bisa belajar mengaji.
Yaaa...
Kamu yang jadi gurunya dan aku ikut belajar tentunya.
Tak hanya itu,
Aku juga ingin jadi orang yang pertama mendengar keluh kesah pekerjaanmu.
Aku akan jadi sandaranmu.
Semoga aku selalu ada di samping suami terhebatku.
Merasakan kenyamanan, merasakan keamanan dan kebahagiaan walau kadan harus terselip duka sebagai ujian.
Sampai maut memisahkan kita.

Rabu, 09 Oktober 2013

Tanya Dalam Diam

"Apakah kamu tidak punya rasa takut jika suatu saat di meninggalkanmu demi wanita lain- sama seperti yang kamu lakukan-?"
atau
"Apakah kamu yakin tidak akan meninggalkannya demi pria lain- sama seperti yang kamu lakukan-?"

Jumat, 04 Oktober 2013

Dekapmu

Pelukan itu erat sekali di raga ini
Seakan mewakili perasaan tak ingin kehilangan lagi
Sama denganku
Ku dekap tubuhnya erat
Kamu milikku seutuhnya
Kamu satu
Tak akan lagi ku duakan
Akankah aku juga satu di hidupmu?
Aku mohon jangan tinggalkan
Lukaku teramat dalam
Namun jika memang Tuhan mengijinkan
Aku akan tetap menjadikanmu satu
Satu raga, satu jiwa
Satu dalam hidupku
Rangkul aku dalam setiap hembus nafasmu 
Peluk aku saat peluh bahagiamu dan isak sedihmu