23 tahun yang lalu,
Kamu terlahir ke dunia dengan tangismu.
Kebahagiaan terpancar dari wajah bapak dan ibumu.
Dan sekarang,
Bukan hanya bapak dan ibumu yang bahagia atas adanya kamu.
Ya, aku bahagia atas hadirmu dalam hidupku.
Kenyamanan yang selalu kamu ciptakan untukku membuatku bersyukur menjadi milikmu.
Kita saling memiliki, utuh.
Aku tak lagi menyisihkan bagi yang lain.
Hingga saat nanti aku tau takdir tak dapat menyatukan kita.
Maaf apabila aku tak mampu bersaing dengan bapak ibumu.
Karena aku tau bapak ibumu punya anak laki-laki yang sangat hebat.
Kasih sayang beliau dan semangat beliau membesarkanmu hingga detik ini, aku acungkan jempol.
Aku pun suatu saat ingin mengatakan pada beliau,
"Bapak, ibu, anak laki-lakimu sangaaat hebat.
Aku ingin selalu mendampinginya."
Sayang...
Kita masih punya mimpi.
Mimpi yang bagiku banyak dan kita akan mewujudkannya satu per satu.
Dan hati kecilku berucap,
"Aku akan mendampingimu, hingga nafas terakhirku.
Aku wanita yang akan menjadi sandaranmu."
Tetap jadi lelaki terhebat ya, sayang.
Bagi bapak ibumu,
Bagi adik-adikmu,
Bagiku,
Dan (insha Allah) bagi anak-anak kita.
Aku tunggu kamu di hari sakral kita.
Hari dimana kamu menerima limpahan tanggung jawab dari Ayahku atas putri kecilnya.
Di ulang tahunmu,
Aku hanya bisa mengucap doa.
Doa panjang dengan segala baiknya.
Doa yang aku yakini, malaikat akan mencatat dan semesta mengamininya.
Selamat ulang tahun sayang.
Panjang umur,
Sukses dalam kerjamu, dalam dunia dan akhiratmu.
Semoga kamu selalu dalam limpahan rahmat dan rejeki dari-Nya.
Semoga Allah SWT selalu membimbingmu di jalan yang lurus,
Selalu melindungi langkahmu.
Selalu mempermudah apa yang kamu cita dan cintakan.
Amin amin Ya Rabbal Alamin.
Kamu terlahir ke dunia dengan tangismu.
Kebahagiaan terpancar dari wajah bapak dan ibumu.
Dan sekarang,
Bukan hanya bapak dan ibumu yang bahagia atas adanya kamu.
Ya, aku bahagia atas hadirmu dalam hidupku.
Kenyamanan yang selalu kamu ciptakan untukku membuatku bersyukur menjadi milikmu.
Kita saling memiliki, utuh.
Aku tak lagi menyisihkan bagi yang lain.
Hingga saat nanti aku tau takdir tak dapat menyatukan kita.
Maaf apabila aku tak mampu bersaing dengan bapak ibumu.
Karena aku tau bapak ibumu punya anak laki-laki yang sangat hebat.
Kasih sayang beliau dan semangat beliau membesarkanmu hingga detik ini, aku acungkan jempol.
Aku pun suatu saat ingin mengatakan pada beliau,
"Bapak, ibu, anak laki-lakimu sangaaat hebat.
Aku ingin selalu mendampinginya."
Sayang...
Kita masih punya mimpi.
Mimpi yang bagiku banyak dan kita akan mewujudkannya satu per satu.
Dan hati kecilku berucap,
"Aku akan mendampingimu, hingga nafas terakhirku.
Aku wanita yang akan menjadi sandaranmu."
Tetap jadi lelaki terhebat ya, sayang.
Bagi bapak ibumu,
Bagi adik-adikmu,
Bagiku,
Dan (insha Allah) bagi anak-anak kita.
Aku tunggu kamu di hari sakral kita.
Hari dimana kamu menerima limpahan tanggung jawab dari Ayahku atas putri kecilnya.
Di ulang tahunmu,
Aku hanya bisa mengucap doa.
Doa panjang dengan segala baiknya.
Doa yang aku yakini, malaikat akan mencatat dan semesta mengamininya.
Selamat ulang tahun sayang.
Panjang umur,
Sukses dalam kerjamu, dalam dunia dan akhiratmu.
Semoga kamu selalu dalam limpahan rahmat dan rejeki dari-Nya.
Semoga Allah SWT selalu membimbingmu di jalan yang lurus,
Selalu melindungi langkahmu.
Selalu mempermudah apa yang kamu cita dan cintakan.
Amin amin Ya Rabbal Alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar