Untuk calon suamiku
Terhitung dari malam ini, 61hari lagi aku sudah resmi menjadi istrimu, begitu juga denganmu
Satu per satu mimpi kita mulai terwujud
Masih ingat kan bagaimana kita merangkai mimpi itu?
Kelak, jangan biarkan mimpi yang sudah jadi nyata itu hilang ditelan waktu
Kita harus pandai memupuknya
Kebahagiaan akan selalu tumbuh seiring usaha kita untuk menjaganya agar tetap ada
Satu pesan yang malam ini ingin aku sampaikan
Boleh saja kamu tidak bisa menuruti kemauan istrimu
Tapi aku mohon, bantu aku untuk bisa mendidik anak-anak kita kelak menjadi anak-anak yang mampu dan peka dalam memahami keadaan
Aku tidak akan memaksamu untuk berada sepenuhnya di antara kami
Kami pun akan memahami jika suatu saat kamu merasa lelah dan tak ada waktu untuk sekedar mengecup kening anak-anak
Tapi setidaknya, suatu saat kamu mau meluangkan waktumu sekedar menjadi kuda bagi koboi kecilmu ketika dia membukakan pintu untukmu
Jangan berikan mainan jika memang kamu tak sanggup untuk menemaninya bermain
Mainan itu tak akan berarti ketika mereka mulai tumbuh dewasa
Bercengkramalah, berceritalah seluas-luasnya imajinasimu tentang apapun
Kelak, cerita itu yang akan mereka ingat
Kelak, mereka merasakan adanya ayah mereka sebagai teman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar